when it’s all about skripshit!

January 29th, 2008 by mitmot

skripshit?

nama keluaran donat terbaru yaa?? (uhmm kenapa donat??)

fuuiihhh…gila! menggila gue seminggu ini. dikejar2 deadline outline (ini  baru outline sodara2!) dan kerjaan ngemsi (yg ini demi kelangsungan hidup dan belanja.hehe). well, jadilah di pagi hari buta ini dengan badan yang udah mulai linu2 sibuk mantengin laptop untun nyari data.

sebenernya sih outline gue udah kelar. but i just wanna wake sure. gue harus betul2 paham dgn apa yg gue tulis. jadi buka cuman sekedar berangkat dari hipotesis bualan semata. orang bisa aja sih bilang dengan gampangnya, "ya dihubung2in aja…". well, gue pikir gak segampang itu. apa yg lo tulis juga kan akan terkait erat dgn kredibilitas lo sebagai mahasiswa. taelaa….sok serius banget ya gue?? yah, nggak tau deh ni. semakin gue cari tahu tentang topik skripsi gue kok -anehnya- malah semakin dirasa ‘lari jauh’ dari konteks kehumasan. ya, sebenernya sih bisa aja dihubung2in…:)

mungkin gue emang terlalu idealis untuk ngambil topik skripsi gue. setelah dicek di data perpus. well, baru tiga orang yg bikin topik skripsi seperti gue. dan itu pun penelitiannya kualitatif, sementara gue keukeuh sumerekeh pgn kuantitatif. hehe biar keliatan keren gitu. ya, somehow, buat gue metode kuantitatif jauh lebih praktis karena batasan pengukuran yg udah ’saklek’. jadi, kalo topik skripsi gue ini berjalan lancar dan diterima oleh Yang Maha Kuasa Dosen FISIP UI, skripsi gue bisa jadi pioneer untuk topik yg gue ambil. tapi sebenernya topiknya itu sendiri sih udah familiar banget di kalangan masyarakat luar. cuman ya emang kurang dimengerti sama orang Indon, dan sangat jarang pemakainya. uhmm…pemakai?? emang topik skripsinya apa sih? hehe ada deehhh…:)

eniwei…duh, sumpah badan gue pegel2 banget. semenjak ngerjain skripsi, gue mendadak buruk rupa. kebanyakan begadang. hihi padahal begadangnya bukan karena ngetik tapi karena nontonin dvd. aduh, gue emang lagi terdemotivasi nih! minggu2 yg lalu gue semangat pisan ngerjain skripsi, eh pas sekarang malah jadi maless…:(. seperti yg sedang gue lakukan saat ini. setelah pusing baca segala macem data tentang topik skripsi, gue putuskan, "ah, nuli blog aja ahh…". alasan ’sahid’ yg gue punya adalah udah lama juga nggak nulis. btw, gue pgn bikin blog lagi deh. gue udah punya beberapa blog, tapi nggak diisi2. kenapa? bukan masalah karena nggak  mood cerita. well, gue punya penyakit lupa ingatan yang cukup kronis untuk mengingat password! so, media yg paling aman adalah fs. praktis! tapi…gue pengen banget nih. seru kali ya? ya iya lah seruu…berbagi pikiran. karena khusus utk blog non fs, gue nggak bakal ngomong ngaco gini. uhm..tetep sih ngaco, tapi ngaconya berstruktur dan memiliki landasan teori yang jelas (??)

yeah, tau deh dgn nasib skripsi gue. gue akan berusaha terus karena target nilai adalah ‘A’. dan untuk mendukung usaha itu, maka tolong lah carikan saya pacarrrr….????? pleaseee….???? hihi entah kenapa bikin skripsi malah semakin membuat gue bener2 membutuhkan seorang pacar. ya, pake sistem kontrak aja dulu. per semester gitu lah. hehe. gue kebayang kalo ada pacar, bakal ada extra complimentary yg bisa membangkitkan gairah menulis. hehe menulis apa menulis??? ah, gue serius nih! :(

well, gudlak buat semua yg lagi ngerjain skripsi. God bless us! eh, btw, gue juga lagi ngerjain buku loh! :)

regards,

meetmit

wise man and fools

December 27th, 2007 by mitmot

28/12/2007 0:09:33

“wise man talk because they have something to say. Fools, because they have to say something.” Plato (427 BC-347 BC)*

Not with me.

Mungkin masih sejalan pemikirannya, hanya saja sedikit gue tambahkan bahwa “wise man knows what his talk while fools talk what he only knows..”

Tapi, no matter being wise or fools, the things is your braveness to speak up your mind. One of my friens said, bullshit still means something somehow.

Haha, iya juga sih. Omong kosong juga sesuatu. Bahkan nggak sedikit orang yang mampu meraup banyak uang hanya dengan “jualan” omong kosong. Orang-orang ini bahkan dibanggakan, diidolakan, dan dicintai oleh sebagian kaum masyarakat. Mereka bisa jadi public figure, selebritis, bahkan pejabat. Dan ketika semua omong kosong itu dipertanyakan, mereka hanya berdalih bahwa apa yang mereka semua bicarakan adalah berada dalam konteks hiburan. Just to have some fun. Yeah, hanya sekedar untuk bersenang-senang sementara di luar sana banyak orang berjuang mempertahankan hidup dengan mengorbankan sebuah kesenangan pribadi.

Apa hiburan? Apakah hiburan adalah sesuatu yang membuat kita tertawa terbahak-bahak hingga terkencing-kencing di celana? Apakah hiburan adalah sesuatu yang mampu melepaskan adrenalin kita dalam sebuah perasaan santai tanpa tekanan secara batin dan pikiran? Apa itu hiburan?

Apakah hiburan ketika kita menertawakan kelemahan atau kekurangan seseorang? Apakah hiburan ketika kita menertawakan kebodohan seseorang? Apakah hiburan ketika kita menertawakan kehidupan seseorang? Apakah ‘tawa’ merupakan indikator mutlak dalam konteks hiburan?

Kita tertawa dengan kelemahan atau kekurangan diri sendiri. Kita tertawa dengan kebodohan diri snediri. Kita tertawa dengan apa yang terjadi dalam hidup ini.

Apa itu ‘tawa’?

You better off asking.

Berhenti bertanya. Semakin banyak bertanya tentang sesuatu dalam hidup ini dan apa yang kita lakoni justru, somehow, semakin membuat kita tahu bahwa hidup ini terkadang bagian dari omong kosong itu sendiri.

And dont ever asking.

Jangan pernah bertanya kenapa semua bisa jadi omong kosong. Karena, toh, it’s all just to have some fun, bukan?

Hehe. Dan kesenangan bukan untuk dipertanyakan melainkan dinikmati. It still means something somehow…

“wise man talks for something. fools, because they need something to talk..”

PS:

Busyet, gue sok pemikir banget ya bo??? J

thanx for all the love, dit..hehe

December 27th, 2007 by mitmot

26.12.07

When there is a way, there is a will..ketika ada pertemuan, pasti ada perpisahan..(nggak nyambung kalee..).

Pertemuan dan perpisahan itu serupa tapi tak sama (maksudnya??). Pertemuan dan perpisahan adalah rangkaian kehidupan itu sendiri. Err, terus?? (mendadak bingung)

Adalah bukan suatu hal baru buat gue yang sudah malang melintang di dalam dunia pertemuan dan perpisahan (maksudnyaa??). Yeah, secara gue sering hidup berpindah, jadi lumayan punya banyak kasus perpisahan (hehe sama pria juga..). Saking seringnya (ya, lumayan lah) gue sampai mati rasa dan cuek aja ketika harus berpisah dengan seseorang atau sejumlah orang. Satu hal pasti, gue nggak pernah saying goodbye dengan asumsi selama masih berada di satu planet yang sama, pasti masih akan ada kesempatan untuk ketemu. Kan, katanya kalau ada sumur nganggur boleh lah kita numpang mandi, toh? (nggak nyambung dodol!). Uhm, kalau nggak di dunia, ya di surga lah kita berjumpa. Idih, serem amat, Mit?? Tapi, mau secuek apa pun itu rasanya berat juga mengalami perpisahan. Dalam kondisi ini lah tingkat keikhlasan gue patut dipertanyakan. Have you ever think? (atau cuman gue yang mikir karena kurang kerjaan) betapa ingin rasanya waktu berhenti sebentar aja untuk menikmati apa yang lo miliki sekarang tanpa peduli hari esok akan seperti apa. Betapa ingin rasanya perputaran hidup berhenti di hari ini saja dengan apa yang sedang kita lakukan sekarang. That’s kinda what i felt recently…

Well, hari ini, tepatnya di pagi hari ini di rumah seorang teman yang semalam sebelumnya gue paksa nemenin gue untuk icip-icip makanan di daerah Blok S sambil curhat-curhat ngalor ngidul, gue terbangun dengan perasaan dan perut yang bergejolak.

Di pihak perasaan yang bergejolak, gue tiba-tiba merasa begitu sentimentil dengan talkshow terakhir salah satu mas klien gue kemarin siang di Mall Metropilitan Bekasi. Tiba-tiba aja gue merasa masih setengah nggak percaya dengan segala bentuk pengalaman yang gue jalanin sepanjang perjalanan talk show itu. Bo, it’s been almost for two months! Mulai dari gue yang bersusah hati merelakan malam minggu untuk meladeni kegilaan tingkah klien gue yang diikuti dan diminati bahkan dicintai oleh para penggemarnya yang nggak kalah sarap, sampai adegan menerobos kemacetan luar binasa di salah satu jalanan Ibu Kota dengan si bapak tukang ojeg yang kembali mengingatkan gue (dengan hati periiihh…) betapa hari itu gue membayarnya 50ribu!!!! Udah gitu, gue pake nerobos patroli mobil polisi yang udah ngetem di tengah jalan untuk menutup jalan. Anjrit! Gue udah siap-siap aja buka kancing baju atau naikkin rok ampe pangkal paha namun ternyata, shit, hari itu gue cuman pake kaos oblong dengan jeans belel kebangsaan yang sudah dua minggu belum masuk cucian. Tapi, tenang…seorang Mita nggak akan kehilangan akal begitu aja. Dengan helm yang, believe it or not, berwarna pink stabilo dan dipadukan warna kaos oranye plus terik panas matahari siang, sebuah senyuman tersungging manis setengah maksa dari bibir gue. Senyuman itu begitu kinclong, begitu berkilau bak intan permata yang membuat gue siap mempertaruhkan nyawa dan pekerjaan di depan para mas-mas polisi. Tapi, pengorbanan senyuman maut yang bikin gigi kering itu ternyata cuman diliat sama tukang sapu jalanan yang lagi bengong. Geblek!

Hari itu..ya hari itu, dan masih banyak hari-hari talkshow lainnya yang punya segudang cerita untuk sebelum dan sesudah acara. Dan tiba-tiba kemaren semuanya berakhir begitu saja. That’s it. Tinggal lah gue yang kayaknya paling sedih sendiri untuk mengakhiri acara sementara si mas artis ganteng wannabe itu udah lenggang kangkung ninggalin gue yang masih sibuk ngomporin para abg’ers yang telat datang untuk nyulik si mas klien buat diperkosa (kayaknya dia juga malah doyan deh diperkosaa..dengan satu catetan yang perkosa dia harus cakepp!).

“makasih ya kak,”

Cukup satu kalimat plus cengar-cengir manis manja milik remaja-remaja muda penuh gairah sudah berhasil membuat hati gue luluh lantah. Simple aja sih, but it means much more for me! So much more! Padahal tugas gue sederhananya kayak penjaga gerbang sekolahan. Cuman buka nutup doang (haha yang kebayang di otak gue adalah “gerbang” yang lain..). Tapi, secarra yang “jagain” adalah cewek kece kayak gue (cuih!), terjaring lah korban-korban pedofilia yang terpesona dengan aura kewanitaan gue (halah!). Berawal dari nanya-nanya iseng soal mas klien (yeah, asal nggak pegang-pegang iseng ya..) sampai akhirnya foto-foto bersama gue. Semuanya bikin gue terharu sekaligus malu karena penghinaan yang luar biasa selama ini dari gue untuk anak-anak abg. Haha gue tiba-tiba jadi artis dadakan gitu. Sekali-sekali lah. Toh, (gue melirik sedikit ke mas klien yang masih sibuk kasih tanda tangan), hihi si mas klien gue itu juga lagi sibuk kok. Sambil menyelam minum air. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Sambil ngemsi dapat pacar baru deh! Eh, maksudnya penggemar baru! J

Begitu lah talkshow terakhir mas klien gue di Jakarta. Padat, sumpek, lengket (apanya??), pokoknya udah kayak kereta sore menuju Depok. Rame gila. Mungkin karena talkshow terakhir kali ya. Biar pun yang diceritain nggak jauh beda dengan talkshow sebelumnya, dan pastinya rata-rata orang juga udah pada hapal. Pertanyaan para pengunjung juga mirip-mirip. Basically, nggak ada yang beda kecuali hari itu kita bagi-bagi Breadtalk kayak pasukan perdamaian Natal kiriman Opa Sinterklas. Semua orang tumpah ruah kayak lagi ngantri daging kurban. Hehe kalao mas klien gue sampai bisa dijadikan hewan kurban, gue minta bagian bibirnya aja. Dengan bangganya ingin gue pajang di ruang tamu sebuah bibir doer yang hobi ngomong jorok dan ngomentarin orang. Eh, mungkin gue minta bagian tangannya juga. Lumayan buat garuk punggung kalau gatel atau nggak buat ngupil. Oops, nggak ding. Jangan ah, berkat mas klien juga gue bisa numpang ngetop! Hehe.

Yah, sutra lah. terlalu banyak cerita seputar perjalanan talkshow gue bersama mas klien. Somehow, gue juga rasanya jadi sedih harus nggak “dianiaya” lagi sama mas klien gue itu (haha ada yang nagih dianiaya boo..!). Sedih rasanya harus pisah sama orang-orang “behind the scene” talkshow bagian pemasaran yang selalu siap pasang tampang dan badan untuk menjaga gerombolan liar penggemar mas klien gue. Gue lupa siapa-siapa aja namanya, tapi they’re so nice. Gue masih yakin kita pasti bisa ngumpul en kerja sama bareng lagi. I love u all!

By the way, di pihak perut yang bergejolak, akhir-akhir ini gue gampang sakit perut untuk kebelet pup. And so with this morning, tiba-tiba aja mules dan terasa sulit untuk ditahan. Nah lho, jangan bilang kalau usus gue mendadak nyusut dan jadi hobi pup seperti mas klien gue??

PS:

Big thanx for all the “love” has given by ‘bapak’ Raditya Dika and his talkshow crew at Gagas Media. See you at our lovely campus UI and for the next event. Sori kalau selama talkshow gue pernah nggak jelas sendiri (emang dari sononya suka nggak jelas sihh…hehe). Gudlak untuk buku selanjutnya dan film perdana ‘Kambing Jantan’. Well, kalau seorang Raditya Dika bisa nulis kenapa seorang Kartika Paramita nggak?? Haha i’ll be ur rival later! Peace! J

wat a sweet of..

November 24th, 2007 by mitmot

well,

yeah, nggak ada yg terlalu luar biasa sebenarnya sabtu ini. tapi, much better lah daripada sabtu kemaren. duh, udah deh, nggak usah diungkit2. yg lalu biar berlalu. dan hari ini gue lumayan senang karena, finally, bisa ketawa lagi dengan seseorang. bukan ketawa sama si mas2 klien tentunya. itu mah kerjaan. just someone. seseorang yg sebelumnya sangat nyebelin tapi selalu termaafkan sama gue. bego ya gue? :)

sekedar laporan, hari ini cuaca masih terus panas. jakarta masih macet gila. dan badan gue makin drop.

kayaknya gue mo sakit deh. udah berapa kali gue bilang kayak gitu ke temen2 gue. mo sakit. mo sakit. mo pup. mo pup. dua keluhan terbesar dalam kurun waktu satu minggu ini. mau sakit en mau pup. haha geblek emang. tetep semua pake laporan dulu. sumpah, omongannya nggak oke banget, tapi tampang tetep kece kan?? (cuih!)

ya, kayaknya badan gue makin drop nih. gue tau pasti penyebabnya bukan karena aktivitas, tapi karena cuaca. udah dibilang gue tuh nggak tahan panas. panas2an dikit, langsung deh berasa demam. hehe nggak bisa susah emang. ya, nggak juga lah. tapi, sekarang kan panasanya cuaca tuh beda banget. it’s a global warming darling! :)

di talkshow klien gue tadi, gue tahu betul tadi sempet "meleng". otak gue kosong mendadak. nah loh! tiba2 aja gitu gue nggak ada ide mau ngapain. gue sempet beberapa detik nggak sadar lagi ngapain ya?? ini orang2 ngapain di depan gue. abg2 abnormal. hehe segitunya banget gue sama abg. nggak juga lahh..tapi, tingkah mereka tuh suka ajaib banget sih. ngomong2 ajaib, gue sempet bingung jg ngeliat si mas2 klien di sebelah gue. nih cowok ngapain?? dia ngomong apa sih?? pokoknya tiba2 otak gue berjalan sangat amat lammmmmmbbbbaaaattttt……

gue merasa bersalah juga sih. ya iya lah. seberapa pun besar materinya yg gue dapet, tapi gue kan tetep udah dibayar dan harus bekerja secara profesional. sumpah, gue nggak enak banget. yeah, nggak enak hati ma badan. udah gitu, pas pulangnya lagi makan2 atau lebih tepatnya minum2 atau ngejus2 (??), gue berasa bawel sendiri tau nggak sih? ih, kayaknya gue banyak omong banget gitu lho. pas pulang gue mikir juga. uhmmm…tadi gue ngomong apaan aja sih?? :)

ya, buat si kedua mas2 klien itu, mohon maap lah ya. nggak tau nih, kayaknya tadi siang nyawa lagi diculik sama makhluk lain. hehehe makhluk yg beberapa hari sempat membuat gue menangis dan tertawa bersamaan. heh??

tapi, ngomong2 soal klien. klien gue si penulis ini, yg sering gue bilang sebagai mister sinting ini ternyata manis juga kalo lagi ngobrol. he’s really a nice guy. hehe nggak tau juga sih. awas aja kalo tiba2 dia ngomentarin gue en tiba2 ada aja gitu ceritanya di bukunya. hehe jujur aja gue sempet parno dikomentarin ma nih orang. gue nggak berani ngebayangin. tapi, sejauh ini sih kalo lagi ngobrol2 bareng, seru juga orangnya. ya iyalah seru, bisa dilihat bukan dari isi tulisannya kayak gimana. tapi, gue bisa jadi makin parno kalo pas lagi qta ngobrol terus dia diem aja gitu. nah loh, apa dia lagi mikir utk ngomentarin omongan gue. duh, gue jadi tanpa sadar wondering macem2 gitu. hehe negatif thinking nihhh….hehe gak baik ya?? tapi, mudah2an dia nggak segitunya juga kali.

tapi ya, berhubung sisa acara gue tinggal dua kali lagi, rasanya gue bakalan kangen juga dengan segala kegilaan nih orang dgn para groupies-nya itu. wah, gue bakalan merasa kehilangan juga nih. somehow, asik deh ketika ada salah satu, beberapa di antara fansnya itu yg mengenali gue. hehe ikutan cari popularitas nih mbak?? ya, nggak lah. ngapain juga. i already have my own popularity! iya deehhh…apa kata lu deh miittt…:)

yah, entah apa lah yg ada di pikiran si mas2 klien gue itu, tapi menyenangkan kok bekerja dengan dia. walau terkadang aksi spontanious-nya itu suka nggak terkontrol ya. haha. itu lah dia. well, what a sweet of moment. sekarang, kekonyolan yg dia lakuin ke gue di hari pertama ternyata menjadi moment yg manis juga utk dikenang. taellaaaa….plis dehhh….hehe tapi, ya begitu lah. apa pun yg terjadi gue enjoy kok. semoga dia pun begitu. oke klien, deal ya?? hehe sok asik deh gue! :)

Kartika Uring-uringan Paramita

November 24th, 2007 by mitmot

kartika uring-uringan paramita

resmi lah nama gue ditambah dengan ‘uring-uringan’. sudah sah berdasarkan ketetapan hukum perdata kelompok arisan tigo sarangkai yang berencana membuka restoran nasi padang bernama ’sabar menanti’ dan sebuah sex shop berkedok toko permen di plaza indonesia. hehehe

kenapa uring-uringan?

setelah melalui berbagai proses pertimbangan sana-sini. uring-uringan jauh lebih cocok dengan tingkah gue yang mendadak suka uring-uringan sendiri terlepas dari masa pms atau pus alias pra-uts/uas syndrome. apalagi kalo udah menyangkut soal laki-laki, gue bisa menjedot2kan kepala di tembok kamar kos temen gue hanya karena sms belom dibales. hehehe freak banget ya?? nggak lah. tapi, gue emang suka sebel aja kalo nunggu sms yg belum dibales2. apalagi kalo sms gue itu berupa atau diakhiri dengan kalimat pertanyaan. s-e-b-e-l banget! kalo kayak gitu, gue biasanya sambil meringis bete berguling2an di atas kasur temen gue pake selimut dengan hasil akhir seperti kue dadar gulung. atauuu…gue bermanuver ria gak jelas di atas kasur (tetep sambil meringis sebal) kayak orang sedang bermain kamasutra sendiri (??). nah, belum lagi kalo gue laper. perut gue rada susah diajak kompromi kalo lagi laper. gue punya kebiasaan nggak bakalan bisa tidur nyenyak kalo perut laper. gue suka uring-uringan untuk nyari makanan di pagi hari buta. dan kasusnya akan lebih uring-uringan lagi ketika duit gue juga lagi kosong di dompet. udah gitu, kalo makan gue suka milih2 lagi. moody-an. misalnya gue lagi pengen makan ikan, ya walaupun ada ayam bakar depan mata, gue tetap akan menolak. gue maunya ikan kok dikasih ayam. kalo ikan tetep ikan. pokoknya keras kepala banget! nyebelin emang! iya, jadinya bisa juga nama gue jadi kartika nyebelin paramita. hehe. nyebelin kok bangga??

ngomong2 soal nama. gue inget klien gue yg seorang penulis. dia pernah nulis juga tentang arti sebuah nama dan dia begitu bangga sekali pas tau bahwa arti namanya ada matahari. yaelah….kata gue dalam hati, gue gak mau kalah. gue donk. arti nama gue bintang. dan hahaha gue dengan gobloknya juga sok2 ikut2an bangga gitu. at least arti nama bisa memberikan semacam keyakinan kuat dalam diri bahwa lo akan, misalnya gue, gue akan mempunyai sinar secemerlang bintang. taelaaa…..oya, teruss jamannya dulu gue kuliah di sastra jepang, gue pikir arti nama ‘mita’ adalah melihat sawah. hehehe maklum, waktu itu ceritanya gue baru2 belajar kanji, dan salah satu diantaranya adalah kanji ‘miru’ yg artinya melihat dan kanji ‘ta’ yg artinya sawah. ih, masa cewek kece seperti gue arti namanya nggak oke banget. eh, tapiii….ternyata emang Tuhan emang baik hati, suatu siang di halte depan kampus sastra, gue sedang menunggu pujaan hati di masa itu untuk janji ketemuan dan duduk lah di sebelah gue seorang cewek jepang. qta kenalan deh. ngobrol2 sebentar, en akhirnya pas ngasih tau nama masing2, dia nulisin arti nama gue bahwa ‘mita’ itu terdiri dari kanji (gue lupa nama kanjinya), pokoknya terdiri dari dua kanji yang memiliki arti cantik dan banyak. hahahhaa gimana gue nggak geer coba. jadi artinya mita itu adalah perempuan yg memiliki banyak kecantikan. ciiiehhh…..gue mendadak misuh2 sendiri gitu di halte dan baru tersadar bahwa si cewek jepun tadi udah ilang naek bis kuning. dodol!

btw, ngomong2 soal nama lagi. gue dan temen2 gue sering ribut babak belur untuk menentukan nama anak di masa depan. ya olooohhhh….kawin aja belum, tapi udah heboh ngomongin nama anak dari sekarang. aneh emang.

iya, jadi qta2 berencana ingin memberikan nama yg eksklusif kepada anak2 qta nanti dan pastinya nggak pasaran. salah satu temen gue ada yg berniat ngasih nama anaknya kayak nama salah satu orkestra (bukan orkes dangdut keliling ya), ada lagi temen gue yg ngambil nama calon anaknya nanti dari bahasa latin yg sok2 scientific gitu kedengarannya. yeah, misalnya oryza sativa alias padi. hehehe. nah, gue, gue…gue yg secara kelakukan aja masih kayak anak2 belum berpikir terlalu jauh untuk mencari nama anak2 gue kelak. uhmm…pikiran gue masih berkutat di masalah bikin anaknya sih. hehehe. well, jadi ceritanya, dulu jamannya smp dan sma, gue adalah satu2nya cewek di antara komplotan temen2 cowok yg hobi nonton dan lumayan ngerti masalah bola, khususnya untuk liga italia. gue kadang2 suka ikut taruhan juga tuh. tapi cuma buat tim penghibur aja. kalah menang gue tetep selalu jadi yg disayang lahh….(halah!). nah, untuk liga italia di mana gue juga suka banget sama pria2 italia yg bahenol2 itu, gue paling suka club lazio di mana ada seorang tambatan hati yg nyangkut di sana, yaitu alessandro nesta. gue suka..suka..suka..suka…sekali dengan abang nesta. dan pada akhirnya gue berniat untuk memberi nama nesta pada anak laki2 gue nanti. eh, tapi punya tapi, pas gue cerita tentang niat itu ke temen gue, ada salah satu temen gue yg bilang kalo dikasih nama nesta ntar kalo di-slank-in bisa jadi nestapa. oh iya ya, gue kepikiran lagi deh. gue nggak mau donk anak laki2 gue yang nantinya sudah gue lihat akan ganteng sekali itu dipanggil dengan nestapa. hiks….tidak sudi! tapi, gue suka banget dengan kata ‘nesta’ ituuu….en pada akhirnya lagi belum ada keputusan final akan diberi nama apa karena, ya, gue-nya sendiri juga belom kawin gituuuu…!

yah, ada2 aja emang. kurang kerjaan juga kedengarannya. tapi, lucu juga deh nyoba2 nyari nama anak padahal lo sendiri belum kawin. gue pernah tuh nonton acara di stasiun televisi asing yg sedang bahas nama anak2 seleb hollywood yg aneh bin ajaib. gue udah lupa sih apa aja namanya, tapi ada yg kasih nama rainbow lah, ada yg kasih nama sejenis aliran musik gitu lah, duh pokoknya kalo denger nama mereka lo cuma bisa mengerenyitkan dahi lo dan bersyukur dalam hati bahwa Tuhan itu Maha Adil which is bukan lo doang yg sinting di dunia ini. hehehe

tapi ya, kadang2 gue juga suka heran sama orang tua yg terlalu maksa namain anak2nya. bagus sih. panjang pula kan. teruss apalagi yg artinya agamis banget. tapi apa nggak keberatan tuh?? yah, sekedar berharap bahwa rejeki hidup anaknya akan sebagus namanya juga boleh2 aja sih, tapi maksud gue, toh, nama bukan suatu tolak ukur mutlak untuk menjamin kesuksesan hidup lo. mungkin ada pengaruhnya, tapi selebihnya itu kan usaha kerja keras lo sendiri untuk meraih kesuksesan hidup. taelaa….eh, gue jadi inget dulu jamannya les di lia, gue punya temen namanya ‘tiwul’. hmmm…..gue inget banget tuh raut wajah guru lia gue yg sempat keliatan shock sedikit wkt nyebut namanya, tapi beliau akhirnya bilang dengan tamoang penuh bijaksana bahwa "u have a uniqe name". halahhh…..basi banget!!!!

unik. ya, unik adalah satu kata tepat untuk bisa menutupi sebuah keanehan dengan gambaran yg positif. tapi, untuk kasus yg satu ini gue nggak tau deh apakah ‘unik’ merupakan komentar yg cocok. jadi, di libur lebaran kemaren tante gue dan suaminya yg merupakan sesama pasangan dokter itu bebagi cerita mengenai kehidupan masyarakat di desa daerah pegunungan tempat mereka praktek. alkisah suatu hari ada seorang anak yg lagi sakit, terus pas habis diperiksa sama om gue, bertanyalah beliau kepada kedua orang tua si anak itu tentang nama anak mereka, dan tahu kah kalian apa nama anaknya?? nama anak malang tersayang itu adalah MONSTER. atau lebih lengkapnya lagi adalah MONSTERSYAH. tanpa harus dikomando lagi, gue satu keluarga ngakak habis. apa juga sih yg ada dalam kepala lo sampe bisa2nya ngasih nama anak lo dgn nama ‘mosnter’?? yg ada biji salak kali ya?? terus nihh….om gue cerita lagi bahwa ada salah satu pasiennya yg alhamdulillah berhasil diselamatkan namanya (hehe bukan nyawanya), lebih tepatnya nama anakny yg sebelumnya bernama FAUNA. duh, gue nggak kebayang apa aja yg "tertanam" di kepala masing2 masyarakat di desa itu. fauna bo, fauna??? sangat terdengar tidak manusiawi sekali kawan. terus…tante gue juga cerita kalo di desa itu emang udah menjadi suatu fenomena tersendiri dengan nama2 yg super ajaib itu. ada pula yg ngasih nama anaknya mereka dengan abu jahal which is itu adalah nama musuh besar Nabi kita. dan ternyata yg bernama demikian ada banyak, jadi ada jahal 1, jahal2, jahal 3, en seterusnya grup jahal sedang jahal2 di pasar jahal..(halah!)

so, ya, gue tetep berbangga hati lah dengan arti nama gue yg bagus. menjadi pede toh tdk akan membunuh lo kan? iya, kalo masih dalam bts kewajaran. dan gue bisa membayangkan apabila suatu hari gue harus bertandang ke desa tempat praktek tante dan om gue, gue akan memperkenalkan diri gue dengan nama KARTIKA BANGGA PARAMITA

sabtu sakit!

November 19th, 2007 by mitmot

18.11.07

hari sabtu ini. yeah, nggak sesinting seperti sabtu kemarin sih, tapi sakit. today was such a hurt day. not hard. sakit hati gue jujur aja ketika mister dosen super sibuk gue dengan seenak udel memolorkan waktu masuk. udah gitu ada kuis pula. gue jabanin deh, tapi udah setengah jam nunggu doski belum nongol2 juga. ya, biar status gue baru sampai level murid doank, tapi kan punya pekerjaan juga yang nggak kalah penting dengan pekerjaannya. dan ketika nggak sengaja gue ketemu beliau pas lagi lari ngos-ngosan memburu waktu untuk keluar kampus, eh beliau cuman ngangguk2 nggak jelas pas gue minta izin dalam hitungan waktu seperkian detik. tau deh dia ngeh atao nggak. en then, pastinya gue kejebak macet ddalam perjalanan tempat gue harus kerja di daerah senayan. bayangin gue "manggung" jam dua, eh jam dua kurang 15 gue masih ngebut2 sama bapak tukang ojeg menerobos kemacetan luar biasa di siang hari yg panas itu. en saking gue hecticnya, si bapak itu gue kasih aja gitu 50ribu padahal sebelumnya gue mo bayar 30ribu. gue bukannya sok kaya, hehehe walau pun punya uang sendiri, dan bukan bermaksud mencari pembenaran sendiri juga, hehe walau pun suka pengen bener sendiri juga, tapi waktu itu, yah gue emang kebiasaan kalo lagi kondisi kepepet, gue jadi males mikir, udah lah sebodo amat, yg penting beres! dan gue berlari lagi ngos2an menuju tempat gue harus bercuap2 ria.

eniwei, yah, ibarat seperti artis emang. biar lagi nggak mood buat ngebanyol atau ngocol atau ya whatever lah which is gue harus berkicau ria, gue harus professional menjaga semangat gue. nyawa gue sebenernya masih belum ngumpul semua karena masih ada yg nyangkut sepanjang perjalanan naik ojeg dari warung buncit ke senayan. apa pun mood lo. again. be professional. dan tiba2 gue tanpa sadar jadi heboh sendiri gitu. uhm, kalo diinget2 lagi gue kayaknya malah jauh lebih heboh daripada klien gue yang biasanya mister heboh (hehe en sinting juga!). tapi, tunggu dulu, ada satu permainan cantik, a really nice moment di mana gue melakukan suatu "public suicide". ya oloh, saking gue nggak bisa diemnya, gue menjatuhkan kursi dudukan gue dengan posisi orang sedang siap2 untuk pup. sumpah, gue malu banget. aseli. moerni. maluuuuuuu….banget! tapi, yah, gue langsung think fast dan sok2 ngaku grogi berada di deket klien gue. dan kayaknya dia juga bingung deh ngeliat tingkah gue yg mendadak aneh gitu. untungnya sih dia nggak comment lebih jauh, tapi sempet dibuat ngebanyol dikit. tapi, ya bukan gue juga lah kalo nggak pede. dan emang gue harus pede. it’s a must. kalo lo nggak pede lo nggak akan berhasil, man! (taelaaa…) yah meskipun kepedean itu harus mengorbankan sedikit harga diri lo, tapi ya dalam konteks pekerjaan, itu namanya professional. gue kan udah dibayar. bukan masalah materi juga, tapi kepercayaan juga di mana gue emang gue secara kasarnya dituntut untuk "mempermalukan" diri sendiri. syukur2 besok gue dapet tawaran job lagi. hehe apes2 gue malah di-blacklist dari dunia per-mc-an. tapi, yah, serba salah juga sih…kalo gue diem aja en sok2 jaim, ntar di-complain, tapi kalo gue-nya kehebohan juga bisa malu2in. yah, sebenernya kehebohan juga masih dalam batas kewajaran. belum macem2 banget. tapi, secara suasananya waktu itu emang kebetulan lagi garing bangetttt….duh, gue gregetan deh sama pengunjungnya, kenapa sih pada jaim semua gitu. ada2 aja deh. minggu lalu gue dapetin pengunjung yg hebohnya kayak di kebun binatang. teriak2 kayak babon. hahaha gokil! nah, sekarang gue dapetin pengunjung yang serba kalemmm…ademmm…ayeemm….sambil senyum mesem2..(halah!). ck..ck..ck..gue penasaran nih, untuk besok siang gue bakal dapet pengunjung seperti apa. yah, sebagai kuli professional, apa pun jenis klien atau pengunjung yg lo hadapin, gue harus berprinsip "go with the wind". kalo gue inget2 terus dan kepikiran, ya gue nggak akan maju2. toh, semua orang juga punya momen yg memalukan dalam hidupnya. nah, klien gue aja bisa kaya raya hanya dari cerita2 dirinya yg memalukan, masa gue nggak bisa??? hehehe.

gue harus tetap optimis. jaga kepercayaan diri. sekali2 nekad. hidup itu perjuangan bung! yakinkan diri lo aja bahwa lo pasti bisa. kalao terlalu memikirkan bagaimana apa yg orang pikirkan terhadap lo juga, ah, bagus atau jelek, toh, kita pasti akan selalu diomongin sama orang, ya nggak?? ya udah, lakukan apa yg ingin lo lakukan aja. ciiieee….gue sok2 menghibur diri sendiri, padahal gue masih terbayang jelas bagaimana "public suicide" itu terjadi. nice banget dah! n-i-c-e. bagus mita! besok apalagi, huh?:)

well, biar sakit tapi seorang gue tetap ceria ya?? hehehe. tapi, dengan segala hal yg menyakitkan untuk harga diri gue itu tiba2 ada kabar menyakitkan datang. gue sakit hati sama nih orang. jujur aja. yah nggak ampe sakit banget sih, tapi gue sebel aja. kenapa? karena emang sepertinya gue tanpa sadar berharap banyak sama dia hari itu. semua gue bela2in demi dia. mungkin gue bukan orang yg sangat cerdas ya, tapi gue selalu mencoba mempertanggungjawabkan apa yg sudah menjadi komitmen gue (di luar dari kondisi darurat..hehe). i know what all i was said to him. demi dia gue coba konsisten utk keinginan gue dan menjada motivasi gue. mungkin karena gue nggak penting kali ya buat dia, jadi ya sama kayak mister dosen super sibuk itu deh, dia juga kayaknya cuek2 aja nanggepin tingkah gue. gue jujur aja sebel banget. emosional banget. then i cried….

gue nangis. nangis. nangis. nangis.

itu lah gue. gue rada susah untuk marah. yg gue tahu dan semua orang tahu bahwa kalo gue marah pasti ujung2nya nangis saking gue nggak suka marah. hehe kalo ngomel yg bawel2 sih gue jago banget. kebetulan bibir gue cukup elastis untuk bisa maju mundur barang 2-5 senti tanpa harus jadi kayak mpok omas dan tetap terlihat seksi. hehe. well, pokoknya gue menangis lah sampe ketiduran. yah, gue nggak tahu bagaimana reaksi tuh orang kalo tahu bahwa sore tadi gue menangis bodoh untuk dia. ah, palingan juga dia tetep cuek aja. apalagi sih yg harus gue harapin? tapi, ya sudah lah, emang kondisi gue yang butuh dia. yg mengharapkan dia. yg mencari dia. yg perlu dia. nggak usah jauh2 mikirnya dia akan bereaksi apa, baca cerita ini juga nggak bakalan.

so, begitulah sabtu gue ini. kemaren sinting sekarang sakit. nggak tau deh besok kayak gimana. tapi, sekali lagi, gue selalu mencoba untuk berpikir positif. itu perlu walaupun sebenernya dalam hati ada sedikit keraguan dalam diri gue. tapi, u are what u think. lakukan lah yg terbaik. pikirkan dan rasakan yg terbaik untuk diri lo. hehe gue sedang menghibur diri nih. hihi kasian deh. life o life. mita o mita. i’m a God damn lucky girl, u know?! hehehe. tetep bo, pede jaya!!!!

keep fightin! ganbaro!

what world do u live in, huh?

November 19th, 2007 by mitmot

05.22 pm

What world do you live in, huh? (5.22 pm)

Sendirian. Hiks..hiks..kasian deh musti ke kampus lagi. Sendirian. Hiks..hiks..kasian juga deh nggak “gaul”. Hehehe. Kasian deh yang ceritanya lagi jadi study oriented. Hehehe kasian juga deh yang lagi nungguinn….sapa suruh..???

Hari ini gue lagi nemenin klien. Taelah klien. Klien dari Hongkong?! Uhm, gini deh, with all my respect, gue hari ini secara nggak sengaja dan pasrah menemani orang sinting yang sedang berbagi kesintingan dengan orang-orang yang bersedia untuk disintingin. Hehehe termasuk gue. It’s a sort of talk show actually. Acara bincang-bincang yang nggak tahu kenapa ujung-ujungnya dikuasai oleh omongan sinting klien gue. And he’s so proud of that! Gue ketawa aja ngeliat bapak moderator yang kurang lebih merasakan bagaimana perlakuan “sinting” dari si mister sinting itu sama gue tempo hari. hahaha. Gue puas!

Sebenernya setelah beberapa hari gue mengenal klien gue. Dia itu adalah orang yang sangat amat normal. Saking normalnya dia nggak ngerti apa itu sinting. Hehehe. Well, nggak, maksud gue dia tuh orangnya smart kok. Tapi, entah kenapa buat gue hasil kesintingannya itu nggak begitu lucu. Gue nggak ngerti apa karena syaraf humor gue sedang rusak atau apa, tapi kenapa sih orang-orang yang obviously para abg’ers itu bisa tertawa geli melihat tingkah si mister sinting. Menurut gue justru hal terlucu yang membuat gue tertawa tentang dia adalah ketika dia nggak tau mau ngapain. Hahaha lucu banget.

Lucu banget ngeliat dia tiba-tiba bingung. Celingak-celinguk nggak jelas. Hehehe. Itu sungguh pemandangan murni lucu tanpa harus dibumbui dengan jokes-jokes slapstick yang maksa. Tapi, biar maksa penghasilannya luar biasa. Kayaknya image di mata klien gue ini harganya cukup murah. Bisa ditawar lah. mungkin lho ya, mungkin…well,  beliau emang punya image, tapi ya itu dia, imagenya image sinting. Hehehe

Yah, makanya, sekali-sekali sinting nggak ada salahnya lagi. Sederhananya hidup ini memang udah sinting dari sononya kali. Lo nggak mungkin survive kalo nggak sinting wihich is hanya orang-orang sinting yang bisa hidup. Uhm, ya, lo ngomong apa sih, mit? Kok terdengar sinting ya? Oh no, apakah kesintingan itu menular saudara-saudara?? Haha kesintingan itu berbanding lurus dengan kenormalan. Uhm, maksudnya? Ya, nggak ada orang normal yang nggak sinting. Jadi kalo lo nggak sinting, ya lo nggak normal. Nah, jadi mulai sekarang sering-sering lah bercermin, merenungkan diri, dan ngukur timbangan (??) lo; seberapa tinggi kadar kesintingan lo? Kalau kurang, hehehe gue sarankan baca lah hasil kesintingan klien gue. Apakah hasilnya akan efektif atau nggak, begini cara mengeceknya. Setelah baca habis cerita sinting klien gue. FYI, lo harus sudah habis membaca bukunya. Yang namanya nanggung itu nggak enak. Yang namanya setengah-setengah itu nanggung. Jadi, ya jadi mungkin lo bisa pikirkan sendiri maksud gue. Btw, setelah lo habis membaca semua cerita yang ada, lo tidur dengan posisi telentang, tegak lurus sesuai dengan bujur utara. Maksudnya?? Oke, apa pun posisi tidur lo, yakinkan bahwa yang terpenting adalah ketika lo bangun, lo tidak sedang berada di kuburan. Halah! Well, setelah lo bangun keesokan hari dan tiba-tiba lo ngomong “ah, baca bukunya orang sinting lagi ah…”. From the bottom of my heart, gw ucapkan selamat anda telah lulus tes kesintingan basic 1. karena hanya orang sinting lah yang nagih baca ceritanya orang sinting. Hehe. Nggak lucu ya?

So, gue harus ngapain ya. Sebenernya gue ngomong kayak gini sekedar untuk membunuh waktu sembari menunggu seseorang yang diperkirakan akan datang, kalau cuaca tetap baik, sekitar satu setengah jam lagi. Sinting! Dan lebih sintingnya lagi adalah gue nggak bawa dompet yang berarti gue nggak bawa uang. Untung lah masih ada laptop yang dengan setianya menjadi tempat curahan hati dan jaga image (??). at least, orang ngeliat gue seolah sedang sibuk mengerjakan tugas dengan tampang “mengerjakan-draft-skripsi”. Tapi, kalo mereka ngeliat gue mesem-mesem nggak jelas, nah, baru lah gue boleh dicurigai. Ini cewek kece. Taela kece. Ngarep dibilang kece. Ya, ini cewek kece lagi nulis apaan? Lagi nulis surat cinta ya?? Hehehe. Pastinya gue nggak lagi ngeliat blue movie. Ya iya lah!

Hmm…jam masih menunjukkan pukul setengah tujuh magrib. Yang ditunggu-tunggu sepertinya masih sedang asyik ngotak-ngatik gambar. Gue tuh lagi nunggu seorang mas multimedia. Begitu lah hidup gue. Abis ketemu mister sinting, gue harus ketemu mas multimedia yang kalo mau berkomunikasi sama dia harus pake bahasa teknologi. Dan proses komunikasi lo akan jauh lebih efektif kalo lo bisa menguasai corel draw dan fotoshop. Canggih pisan. Nah, untuk yang satu ini gue belum tahu tes kemampuan apa yang harus lo jalanin untuk bisa fasih multimedia. Mungkin untuk kasus yang satu ini lo malah nggak boleh tidur semalam suntuk mantengin computer. Nah, ketika lo tidur terus bangun dan nggak tahan pengen menyentuh tuts-tuts computer. Ya, boleh lah, selamat anda telah lulus tes uji kemampuan multimedia basic 1. halah!

Eh, eh, tadi si mister sinting negur gue en mendadak nggak jadi nanya terus ngilang entah kemana. Ih, dasar orang sinting!

Ya, begini lah. banyak macam orang hidup di lingkungan sekitar kita. Don’t pretend to be what you are pretend for. Maksudnya?? Nggak ada teman atau musuh dalam hidup ini, yang ada hanya lah kepentingan. Maksudnya lagi??

Hehehe, sudah lah, nggak perlu ber-migrasi jauh-jauh ke planet Mars. Semua planet pasti punya “udaranya” sendiri. Kata teman gue bilang, lo nggak bisa memilih lingkungan tempat lo harus bersosialisasi. Jadi, kalo lo pusing dengan situasi di sekeliling lo, itu bukan salah tempat di mana lo berada, tapi salah lo yang nggak bisa menerima kenyataan di dunia mana lo berada sekarang. Dan untuk bisa menerima semua kenyataan itu, jadilah orang sinting! HAHAHA HIDUP SINTING!!!

manusia super dodol

November 19th, 2007 by mitmot

16.11.07

manusia super dodol (11.58 pm)

tulisan ini gue tujukan untuk seseorang yang begitu dodol untuk melihat kedodolan tingkah laku gue sama dia. entah kenapa dari sekian banyak manusia super di dunia, cuman manusia super dodol yang bikin gue takuutttt….banget kehilangan. entah kekuatan dodol apa yang dia punya untuk bikin gue tanpa sadar dan pasrah bersedia didodolin. padahal udah jelas-jelas dengan dodolnya gue mendodolkan diri di depan dia. eh, dia lempeng aja gitu. gue jadi dodol sendiri kan. gue juga nggak tau kenapa bisa dodol kayak gini. dibilang jatuh cinta. ah, masa iya?? gue nggak terbayang-bayang mesra muka dan tingkah dia yang dodol itu. banyak orang mengasumsikan perasaan dodol gue ini dengan sayang lah, habis gelap terbit lah terang lah, eh maksudnya habis teman jadi pacar lah, atau apa pun itu. bla..bla..bla…well, i’m the one who absolutely know what am i feeling about. gue nggak tau jenis kedodolan apa perasaan gue, yang pasti gue takuuuuttt…banget kehilangan manusia super dodol ini.

sangat lah menyenangkan berada di dekat dengan manusia super dodol ini. saking menyenangkannya itu, gue juga jadi sering mendodolkan diri sendiri di depan dia. sengaja tanpa sengaja. pokoknya doski (taela doski…) sudah tahu betul bagaimana kedodolan diri gue luar dan dalem. saking tahunya mungkin gue juga jadi nggak tahu apa yang harus gue dodolin lagi di depan dia. oh, ada sih satu. keperawanan. ya iya lah! sedodol-dodolnya gue nggak mungkin dan nggak akan mendodolkan keperawanan gue. apa sih maksud lo, mittaaa..????

yah, gue pokoknya gemes dan gregetan banget sama ni makhluk dodol. dia begitu dodol sampai membuat gue jadi dodol juga. begini lah kalau dodol ketemu dodol.

eniwei, gue kerja ma orang sinting en suka sama orang dodol. yah, jadi lah gue dodol sinting. udah dodol sinting pula. hidup lagi.

ck..ck..ck..aneh ya tulisan gue?! (semua yg lo tulis kalo, mitt….)

ps:

buat yg ketemu sama manusia super dodol tolong bilang betapa gue begitu dodol memikirkannya. dodol..dodol..!!!

only a laguhter u can win

November 19th, 2007 by mitmot

12.11.07

i cant sleep tonight. my feeling still want go away..(12.16 am)

i’m thinking bout myself actually. for all damn problems. contemplating and smoking for a while..

laperr..huhuhu..dinginn..

bukan hidup memang tanpa masalah. dan hidup merupakan bentuk permasalahan itu sendiri. i never run. gue nggak pernah berlari atau menghindar. err..yah, i did for a several things. yah, ada beberapa hal di mana gue memilih untuk tdk ingin memikirkannya. hanya menjadi seorang manusia normal yang adakalanya ingin melupakan hal yg sedang terjadi. being so defensive. lost in my alter ego. kept denying and lying. sesuatu hal yg tidak ingin gue lihat atau gue ingin dengar. then i just want have some fun with myself..tapi satu hal pasti bahwa gue adalah seseorang yg bertanggungjawab. i’m not a coward and never being a coward. gue hanya sedang terlalu peduli dengan diri sendiri. hell with others.

banyak orang yg sebenernya nggak habis pikir dengan hobby ketawa gue. i’m so damn love to laugh and smile. sampai akhirnya jadi trademark gue. the one u cant resist from me. hehe. kelihatannya konyol mungkin, tapi buat gue at least it’s much better daripada lo selalu terlihat merengut dan bete. hidup udah susah ngapain juga lo buat susah lagi dengan tampang susah nggak peduli betapa susah diri lo sebenarnya sekarang. somehow, ini lah salah satu cara gue untuk bisa terus optimis menghadapi hari esok. hadapilah hari esok dengan senyuman termanis lo karena belum tentu lo besok masih bisa tersenyum. at least orang terakhir melihat gue bukan dengan tampang sedih. though some part was really difficult. but only a laughter u can win..

keep move on. keep optimist. keep happy. keep smile. keep laugh. keep healthy. keep cute. keep slimmy. keep smart. keep wise. keep nice. dan gue bukan orang yg patut untuk dikasihani..

ps:

plus keep save ur money juga deh mit. atur ur cashflow punya! :)

Sabtu Sinting!

November 19th, 2007 by mitmot

11.11.07

sabtu sinting! (01.00 pm)

hari ini bener2 sinting buat gue.

first of all. gue mengawali hari dengan berantem ma nyokap dan pergi keluar rumah sembari nangis tersedu-sedu di jalanan komplek rumah. untung waktu itu lagi sepi. berasa bete en menginginkan pembangkit gairah untuk menaikkan mood bekerja, gw creambath ke salon yang jujur aja gw sebut namanya "my salon" yang sering gw lengkapi kalimat akhirnya dengan "bloon". selama ini sih, terbukti, sebagai orang yg rambut genic (cieee…), gw nggak pernah bermasalah atau sangat amat jarang bermasalah dgn hasil salon. mana pun. harap dicatat. gw dengan penuh percaya diri selalu mendapat komentar lucu, imut, dan keren untuk rata2 hasil potongan rambut. di mana pun itu. mau yg cuman modal bayar 10ribu ampe 100ribu. hasilnya tetep okeh punya. tapi kali ini?? yah, sebenernya nggak bermasalah2 amat sih, tapi gw rada sakit hati juga, khususnya utk urusan cabut alis di mana karena keterbatasan waktu, gw cuman minta dirapihin aja, dan itu pun hanya memakan waktu sekitar 10-15 detik. sebentar banget. eh, tiba2 masa gw di struk gw musti bayar 15ribu aja gitu???? gimana nggak bloon tuh??? toh, hasil creambathnya juga nggak spektakuler amat. pijetannya nggak menyeluruh amat. tapi??? ah, sinting emang!

makin sinting lagi sabtu siang gue saat harus berhadapan dengan kemacetan. man, ini baru jam 11 gitu. secara gw orang yg punya penyakit panikan, nggak mungkin tenang2 aja terjebak di kemacetan sementara gw ditunggu klien (taela…) satu jam lagi di daerah (guess what?!), Karawaci bo! it means gw akan lintas propinsi. dan jauhnya pondok bambu-tanggerang itu sinting banget!! (ya iyalah!)

dan, semua kesintingan itu ternyata memang sudah menjadi awal dari kesintingan gw yg lain which is harus "mengurus" orang sinting juga. sorry. tapi, baru kali ini gue bawain acara yg bintang tamunya penuh dgn aksi spontanitas yang sinting. super sinting. somehow, sorry to say, menurut gue ni orang terlalu cinta sama kesintingannya. di satu sisi it’s good lah as a genuine part of urself. dia anaknya emang gokil. asik. tapi, ketika lo bekerja. there’s a teamwork. gue tau gue orang baru yg belum punya gambaran meng-handle acaranya, tapi at least dia ngehargain ketidaktahuan gue dengan at least memberi kesempatan sama gue untuk "menyantap" porsi pekerjaan gue. tiba2 aja gitu, tuh orang membuat keputusannya sendiri, tau gitu mah, dia aja yg handle sendiri semuanya. gue tau dia punya ide fun yg bisa menghidupkan suasana, tapi at least kasih clue kek, ngomong dulu kek, apa kek. spontanitas bagus, tapi sekali lagi dalam konteks pekerjaan apalagi yg menghadirkan "partner". harus ada aturan main yg jelas donk. masa, tiba2 belum gue selesai ngomong, eh dia udah heboh lagi. sama sekali susah diajak kerja sama. maunya dia semua yg handle. jadi, gue dipekerjakan untuk apa?? untuk dipermalukan dalam rangka meningkatkan popularitas kesintingannya?? gue jujur aja nggak terima kalo dipersalahkan karena nggak bisa mengimbangi kesintingannya. tapi, ya mau gimana lagi. he’s got his own show! nanti dia komentar macem2 lagi tentang gue, tapi yg pasti mungkin sampai kapan pun nggak akan ada mc yg "baik" buat dia. dan, somehow pertimbangan baik atau buruk itu lebih ke pertimbangan apakah lo bisa segokil dia atau nggak. sinting!

pulang dari bekerja, gue kena macet di daerah tol kebon jeruk. tapi, gue suka cuaca hujan hari itu. rasanya romantis banget. gue nggak bisa tidur. padahal perjalanan udah kayak mudik aja dari ujung ke ujung. setelah berapa kali mikir nggak jelas, gw terdampar di suatu mall kawasan Cilandak yang punya catwalk sendiri. bengong kayak orang bego. malam minggu pula plus hujan juga (so???). satu jam-an nggak jelas ngalor ngidul muterin citos ampe naik turun. untuk membunuh waktu, dengan sintingnya gue hamburkan juga uang untuk "ngemil" nggak penting. saking seringnya dikeluarkan, semua duit kembalian bercecer di saku jeans en tiap kantong tas gue. sesekali mencoba mencari pembenaran di dalam hati, yah…duit gue ini. sekali2 nggak apa2 lah ya have fun. apa tuh namanya?? work hard play hard? hehehe sotoy!

akhirnya orang yg ditunggu2 dateng juga. nyari2 tempat akhirnya terdampar lagi dengan posisi mojok en remang2, tepat di sebelah pasangan yg lagi bermesraan. what a *%#^^! waktu lagi ngobrol2, gue sempet nyeletuk, "duh gue kangen deh ma anak2". lho, sejak kapan gue punya anak?? yah, maksudnya temen2 gue jamannya masih nguli di sastra ui dulu. gara2nya nggak jauh di depan meja gue ada komplotan abg’ers yg lagi asik ngumpul ketawa-ketiwi dengan gaya yg pastinya abg banget. duh, ngomongin abg, gue tiba2 jadi rada merinding inget gimana auidence acara gue kerja sebelumnya. gue nggak ngerti skearang abg makannya apa kok bisa beringas kayak gitu. dan mereka beringas HANYA KARENA orang sinting yg jadi klien gue. bener2 sinting! semua sinting!

suasana makin dingin. eh, maksudnya makin rame. tapi, gue tetep brasa kedinginan. hehehe soalnya beda bagian yg harus dihangatkan. halah! gue putuskan pindah tempat, tapi ternyata tempat yg mau ditujud dan emang udah diincar dari sebelum makan masih penuh sesak. hopeless. akhirnya udah deh pulang aja biar pun di luar hujan masih anteng aja. deres banget sih nggak, tapi awet banget. lumayan kali secara gue media tebengan gue bukan mobil. tapi, ya sutra lah, toh gue bukan cewek yg manja banget. masa sama hujan aja takut??

eh, eh..somehow gue merasa sedang menjadi orang yg sedang terberkahi banget (hihihi). panjang umur. pas gue ma temen gue lagi bingung memutuskan pilihan, eh tiba2 dari tangga turun salah satu temen satu angkatan di bawah gue. masih produk sastra juga. pas basa-basi sebentar ternyata doi jalan bersama kroni2 angkatan gue lain and they’re all guys. and they’re all sinting!

ouch! baru aja gue bilang gue kangen ma anak2, eh gue udah dikasih jalan sama Allah untuk bisa ketemuan en ngumpul2 lagi. tuh kan, what a blessed banget ya gue?? hehehe. tau kayak gini coba gue minta kangennya ma sapa gitu supaya bisa diketemukan. eh, udah sih sebenernya. hehehe. ow, terima kasih ya Allah…!

dasar pria2 sinting emang, gue dibuat pusing karena harus naik turun eskalator en mondar-mandir "fashion show" untuk memutuskan di mana tempat kita berlabuh. halah! yah, pria juga manusia toh, mereka juga ternyata punya kebingungan yg nggak kalah besarnya dengan perempuan di saat harus memilih baju, tas atau sepatu. sama aja!

so anyway, udah berapa jali bolak-balik, keluar-masuk beberapa tempat, akhirnya qta mampir di tukang donat yg ternyata asli made in indonesia. gara2 berkumpul dgn pria2 sinting, gue juga mikirnya jadi sinting. gue tuh haus banget dan minuman pelepas dahaga yg cocok adalah air putih or at least teh gitu ya, eh gue malah milih iced chocolate. again?! lagi2 gue udah tiga kali mesen susu cokelat. dari yg dingin, anget ampe dingin lagi plus ice cream. dan sebelumnya sempet dibumbui juga dengan sedikit alkohol (icip2 doankk…). dan, pikiran gue semakin menjadi tambah sinting dengan obrolan2 sinting ala pria2 sinting ini. awalnya qta ngobrolin kesintingan hasil fotografi abg sinting, kesintingan teknologi media, kesintingan masing2 orang, en akhirnya kesintingan sex yg membuat gue lebih memilih menutup kuping dan pura2 asik sendiri.

ah, sesat nih. gue mo ngobrol ma mita aja deh. aman dia, kata salah satu temen.

gue tersenyum. nakal.

salah lo, gue justru mainnya di alam pikiran..

hahaha. gedubrak!

lengkap lah sudah kesintingan gue hari sabtu menjelang minggu itu. but it was great moment actually berbagi kesintingan dengan para pria sinting ini. dengan setengah mengantuk gue mencoba me’up to date isi kepala yg sebenernya nggak jauh2 dari obrolan sinting seputar "jumper" dan "lawnmower". hahaha dasar sinting!

berhubung udah jam setengah 2. dan sebelum gue tidur beneran di sarang penyamun. qta semua pulang, tapi buat yg pria2 sepertinya masih ada acara penutupan. hehehe biasa lah..wuuiiihhh…gila jakarta sinting banget deh kalo udah pagi buta begini. abis hujan pula. masih sedikit gerimis juga sih. gue naik motor nggak pake jaket en rasanya -sinting- dingin banget! perjalanan masih jauh juga menuju rumah gue di kawasan timur jakarta. mampir sebentar pinjem jaket. dan perjalanan dilanjutkan lagi untuk mengantar gue ke peraduan. halah!

well, pulang jam 2 pagi sebenernya bukan hal tersinting yg gue lakukan. i’ve been more than that! hehehe. tapi, kalo melihat bagaimana gue mengawali dan mengakhiri hari ini. rasanya emang sinting. dan, begitu ngeliat temen gue yg siap2 bergabung membuat "dessert" sama grup pria2 sesat tadi, hahaha kayaknya hari dia juga nggak kalah sintingnya sama gue deh. man, dia masih harus melanjutkan perjalanan lagi. masih harus beraktivitas kembali walaupun gue nggak ada ide dan nggak penting juga membayangkan aktivitas yg harus dijalani bersama temen2 pria gue yang lain itu.

yah, hidup ini memang sinting dengan kesintingannya sendiri. but i do enjoyed it. so much! karena semakin sinting hidup gue kayaknya semakin sinting juga duit yang masuk ke dalam kantong gue. hehehe, apa, work hard play hard?

well, i do really have a normal life or even more a amazing life. dengan kesintingan, hidup gue jadi jauh lebih hidup. dengan kesintingan, somehow gue merasa lebih yakin dan percaya diri serta optimis untuk bisa menghadapi kesintingan lain di luar sana yg belum gue temui. gue bisa dan harus bisa. dengan kesintingan gue jadi jauh lebih bisa menikmati hidup ini dan diri gue sendiri. dengan kesintingan pastinya gue juga merasa lebih "sinting" untuk bisa dan pasti bisa mewujudkan keinginan gue. skripsi. pekerjaan. bisnis. kuliah s2. married. pasti bisa! harus bisa! yah, nggak usah terlalu muluk juga sih. at least kesintingan membuat gue bisa memberi semangat untuk belajar dan bekerja di saat ini…

go sinting!

everybody goin insane!